ariefwibowo.net, Tangerang (03/11) – Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang, Arief Wibowo, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan proses relokasi pedagang kaki lima (PKL) dari Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani ke Gedung Pasar Anyar berjalan dengan memperhatikan keberlangsungan usaha para pedagang.

Hal tersebut disampaikannya menyikapi langkah Pemkot Tangerang yang mulai melakukan penataan dan relokasi PKL di kawasan Pasar Anyar, Selasa (3/11/26). Upaya tersebut dilakukan untuk mengembalikan fungsi jalan dan trotoar sekaligus mengoptimalkan Gedung Pasar Anyar sebagai pusat aktivitas perdagangan.
Arief menilai, penataan kawasan perkotaan merupakan bagian dari pembangunan yang harus mengedepankan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial. Menurutnya, para pedagang yang selama ini berjualan di kawasan tersebut memiliki kepentingan ekonomi yang perlu diperhatikan, sehingga proses relokasi tidak boleh mengabaikan sumber penghidupan mereka.
“Penataan wilayah jangan sampai mengorbankan hajat hidup masyarakat, khususnya PKL yang sedang mencari penghidupan. Pemerintah harus hadir memberikan solusi bagi semua pihak, tanpa mengabaikan hak pejalan kaki maupun ketertiban kota,” ujarnya saat ditemui di ruangannya, Selasa (3/11/26).
Ia juga menyoroti kekhawatiran pedagang terhadap potensi penurunan pendapatan setelah berpindah lokasi. Karena itu, Pemkot perlu memastikan informasi mengenai lokasi lapak, akses pengunjung, serta potensi aktivitas perdagangan di dalam gedung pasar tersampaikan dengan baik kepada para pedagang.
Menurut Arief, keberhasilan relokasi tidak cukup diukur dari berpindahnya pedagang ke lokasi baru, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menciptakan lingkungan usaha yang mendukung aktivitas ekonomi mereka.
“Pemerintah harus memiliki perencanaan dan pola komunikasi yang jelas. Jangan sampai setelah direlokasi, pedagang justru kehilangan pembeli dan mengalami penurunan pendapatan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia meminta Pemkot Tangerang melakukan kajian terhadap pola pergerakan masyarakat dan potensi keramaian di kawasan Pasar Anyar. Hal ini penting untuk memastikan lokasi relokasi memiliki aksesibilitas yang baik dan mampu menarik pengunjung sehingga para pedagang tetap memiliki peluang usaha.
“Harapannya, penataan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani ini tidak hanya mewujudkan ketertiban dan kenyamanan kota, tetapi juga mampu menghadirkan solusi bagi para pedagang. Pemerintah harus memastikan relokasi ini tetap memberikan ruang bagi PKL untuk mengembangkan usahanya tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat luas,” tutup Arief.
Arief Wibowo Dewan Pilihan Tangerang
Ikuti juga channel media saya
Instagram : https://www.instagram.com/ariefwibowo83
TikTok : https://www.tiktok.com/@ariefwibowo.83
Facebook : https://www.facebook.com/bang.ariefwibowo
Youtube : https://www.youtube.com/@TalkArief
Saluran WhatsApp : https://whatsapp.com/channel/0029VbAVBl5GzzKZL3H8JS2E
0 Comments