ariefwibowo.net, Tangerang (18/07) – Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Arief Wibowo terpilih sebagai Ketua pertama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Tangerang periode 2026–2029. Penetapan dilakukan melalui Musyawarah Daerah (Musda) di Cafe Math, Sabtu (18/7).

Arief Wibowo Pimpin MES Kota Tangerang, Fokus Berantas Pinjol - Arief Wibowo Dewan Kota Tangerang

Musda juga menetapkan Afdel Syahril Mubarak sebagai Sekretaris MES Kota Tangerang. Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris MES Provinsi Banten, Efi Syarifuddin.

Arief mengatakan kepengurusan MES Kota Tangerang baru pertama kali dibentuk. Ia dipercaya menjadi ketua pertama organisasi tersebut di Kota Tangerang.

“Jadi, alhamdulillah kita baru mengadakan Musda Masyarakat Ekonomi Syariah Kota Tangerang. Dari hasil pembahasan di Musda, saya diamanahi sebagai Ketua MES Kota Tangerang,” kata Arief.

Musda mengusung tema “Ekonomi Syariah sebagai Solusi Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Kota Tangerang yang Berakhlakul Karimah”.

Arief menilai ekonomi syariah mampu menjadi solusi berbagai persoalan ekonomi masyarakat. Menurutnya, pinjaman online dan judi online menjadi tantangan yang harus segera diatasi.

“Tantangan ekonomi yang dirasakan masyarakat hari ini, salah satunya adalah pinjaman online dan judi online yang secara data cukup besar. Ini menjadi tantangan nyata yang perlu dijawab melalui implementasi nilai-nilai ekonomi syariah,” ujarnya.

Program prioritas MES Kota Tangerang adalah memperkuat literasi keuangan syariah. Langkah itu diharapkan meningkatkan kemampuan masyarakat mengelola keuangan secara sehat.

“Bahwa masyarakat harus cerdas dalam mengelola keuangannya dengan berbasiskan pada nilai-nilai syariah. Ketika nilai-nilai itu dijalankan, saya kira akan menghadirkan rahmat bagi semuanya,” tuturnya.

Selain edukasi, Arief akan mendorong lahirnya regulasi daerah terkait pinjol dan judol. Usulan tersebut akan diarahkan masuk Program Legislasi Daerah (Prolegda).

“Saya akan mendorong Perda anti-pinjol dan judi online. Sebenarnya saya sudah pernah sampaikan tentang hal ini sebelumnya, hanya ke depannya akan lebih saya sistematikakan dan rumuskan, sehingga ini benar-benar bisa menjadi poin untuk diangkat dalam Prolegda,” jelasnya.

Menurut Arief, penyusunan regulasi harus berbasis kajian ilmiah. Analisis diperlukan untuk mengetahui penyebab masyarakat terjerat pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol).

“Identifikasi masalah itu datanya sudah ada, tetapi sebaran dan analisa kenapa mereka bisa terjerat pinjol dan judi harus dikaji. Misalnya karena rendahnya literasi keuangan, pola hidup konsumtif dan seterusnya,” katanya.

Hasil kajian akan menjadi dasar penyusunan naskah akademik. Dengan begitu, kebijakan yang diterbitkan lebih tepat sasaran.

MES Kota Tangerang juga akan membangun ekosistem ekonomi syariah. Program itu melibatkan perbankan syariah, OJK, Bursa Efek, PNM, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Jadi bukan sekadar wacana. Yang mau kita bangun ini masyarakat, artinya kita mau membangun ekosistem yang bisa memberikan solusi nyata terhadap permasalahan masyarakat,” ungkapnya.

Arief menegaskan korban pinjol membutuhkan edukasi sebelum memperoleh solusi pembiayaan. Masyarakat juga perlu mengenal instrumen keuangan syariah.

“Orang terjerat pinjol, bagaimana instrumen keuangan syariah yang ada hari ini bisa memberikan solusi. Tapi sebelumnya mereka harus mendapatkan edukasi dulu, sehingga mereka paham bahwa solusi keuangan ini hadir dari basis nilai ekonomi syariah,” paparnya.

Dorong Pembentukan Satgas Antirentenir

Arief juga mengusulkan pembentukan Satgas Antirentenir. Satgas itu diharapkan menjadi pusat layanan bagi korban pinjol dan judi online.

Ia mencontohkan model Satgas Anti-Rentenir yang telah diterapkan di Kota Bandung.

“Satgas Antirentenir ini seperti dokter yang praktik untuk mengobati pasiennya. Kalau korban pinjol dan judi dianggap sebagai pasien, mereka tahu harus berobat ke mana,” ujarnya.

Arief berharap pemerintah memperkuat kolaborasi lintas sektor. Dukungan anggaran dan program terukur dinilai penting menyelesaikan persoalan tersebut.

“Negara harus hadir menyelesaikan masalah rakyatnya, warganya, masyarakatnya. Itu yang ingin kita dorong melalui ekosistem ekonomi syariah di Kota Tangerang,” pungkasnya.

Sumber : https://aktualtangerang.com/bisnis/arief-wibowo-pimpin-mes-kota-tangerang-fokus-berantas-pinjol/

Arief Wibowo Dewan Pilihan Tangerang

Ikuti juga channel media saya
Instagram : https://www.instagram.com/ariefwibowo83
TikTok : https://www.tiktok.com/@ariefwibowo.83
Facebook : https://www.facebook.com/bang.ariefwibowo
Youtube : https://www.youtube.com/@TalkArief
Saluran WhatsApp : https://whatsapp.com/channel/0029VbAVBl5GzzKZL3H8JS2E


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *