ariefwibowo.net, Tangerang (04/10) – Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang, Arief Wibowo, bersama jajaran Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang, meninjau pusat pengembangbiakan maggot di Pasar Saraswati, Ciledug, sebagai bagian dari upaya mendorong solusi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Program budidaya maggot ini menjadi salah satu inovasi pengelolaan sampah organik yang dinilai efektif. Maggot, atau larva dari Lalat Tentara Hitam (Black Soldier Fly/BSF), memiliki kemampuan untuk mengurai sampah organik secara cepat, sekaligus menghasilkan sumber protein tinggi yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak bernilai ekonomi.
Saat ini, pusat pengembangbiakan maggot di Pasar Saraswati mampu mengurangi hingga dua ton sampah organik setiap hari, dan ditargetkan meningkat hingga empat ton per hari ke depannya. Langkah ini memberikan dampak positif tidak hanya terhadap kebersihan lingkungan pasar, tetapi juga terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Dalam keterangannya, Arief Wibowo menyampaikan apresiasi atas inisiatif masyarakat dan pengelola yang telah menghadirkan solusi konkret terhadap persoalan sampah di perkotaan. Ia menilai, pengelolaan sampah berbasis maggot merupakan contoh nyata kolaborasi antara inovasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi rakyat.
“Budidaya maggot ini adalah inovasi yang luar biasa. Selain mampu mengurangi timbunan sampah pasar, juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Program seperti ini perlu mendapatkan dukungan lebih luas agar bisa direplikasi di berbagai wilayah Kota Tangerang,” ujar Arief.
Lebih lanjut, Arief menekankan bahwa penanganan sampah perkotaan tidak cukup hanya dengan pola konvensional, tetapi harus disertai dengan pendekatan kreatif dan kolaboratif. Menurutnya, pengelolaan berbasis masyarakat seperti di Pasar Saraswati ini menunjukkan bahwa partisipasi publik bisa menjadi kunci utama dalam menjaga lingkungan.
“Masalah sampah adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta harus berkolaborasi untuk menciptakan sistem pengelolaan yang berkelanjutan. Program maggot ini bisa menjadi model nyata bahwa perubahan bisa dimulai dari tingkat komunitas,” jelasnya.
Arief juga menegaskan bahwa DPRD Kota Tangerang, khususnya Fraksi PKS, akan terus mendorong kebijakan-kebijakan yang berpihak pada lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat. Dukungan terhadap program berbasis maggot diharapkan menjadi langkah awal untuk menghadirkan Kota Tangerang yang lebih bersih, sehat, dan produktif.
“Kita ingin Kota Tangerang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga unggul dalam kesadaran lingkungan dan kesejahteraan masyarakatnya. Inovasi seperti ini adalah bagian dari upaya menuju kota yang berdaya, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkas Arief.



Arief Wibowo Dewan Pilihan Tangerang
0 Comments