ariefwibowo.net, Tangerang (31/10) – Peserta BPJS Kesehatan sebanyak 17.966 orang warga Kota Tangerang yang awalnya ditanggung oleh APBN kini tidak lagi tertanggung usai dilakukan pemeriksaan di Data Tungal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Saat ini tengah dilakukan proses verifikasi lapangan oleh petugas PSM Dinas Sosial.

17 Ribu Peserta BPJS Kesehatan Kota Tangerang Dinonaktifkan Pasca DTSEN, Arief WIbowo Dorong Percepatan Verifikasi PBI - Arief Wibowo Dewan Tangerang

Pimpinan DPRD Kota Tangerang Arif Wibowo mendorong percepatan verifikasi lapangan bagi 17.966 peserta BPJS yang telah dikeluarkan dari kepesertaan tersebut.

“Terkait itu BPJS Tangerang memohon agar peserta yang di non aktifkan tersebut di validasi kembali, jika mereka masih layak maka kepesertaannya bisa didaftarkan kembali ke PBI,”ujar Arif di temui di DPRD Kota Tangerang, Kamis, 30 Oktober 2025.

Ia mengungkap bahwasanya pihak BPJS Kesehatan berharap kepesertaan mereka bisa aktif lagi di penerima bantuan iuran (PBI). Namun demikian Dinas Kesehatan Kota Tangerang menilai harus dilakukan verifikasi dulu.

“Verifikasi lapangan ini masih jadi pekerjaan rumah (PR) sampai saat ini,”beber Arif.

Namun Arif dalam proses menyayangkan di awal pihak BPJS sempat belum bersedia memberikan data para peserta BPJS yang non aktif meski kemudian memberikannya.

Ia melanjutkan, saat ini proses verifikasi lapangan terus di lakukan oleh para Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Dinas Kesehatan.

“Sebagian sudah di verifikasi lapangan dan sudah ada yang diaktifkan lagi dan biaya ditanggung oleh APBD Kota Tangerang, ” Imbuhnya.

Sebagai informasi, di luar angka 17.966 orang dari data BPJS cabang Tangerang, ada 47.899 peserta BPJS PBI APBD yang dialihkan ke BPJS PBI APBN karena setelah penerapan DTSEN masuk ke dalam Desil 1-5.

Sumber : https://lensabanten.co.id/17-ribu-peserta-bpjs-kesehatan-kota-tangerang-dinonaktifkan-pasca-dtsen-dprd-dorong-percepatan-verifikasi-pbi/

Arief Wibowo Dewan Tangerang


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *